Selamat Datang!!!! Jangan Lupa Tinggalkan Komentar Setelah Membaca Posting

Definisi Pelabuhan Perikanan


Definisi Pelabuhan Perikanan. Saya yakin sebagian besar dari kalian pasti pernah pergi ke pelabuhan, dengan alasan wisata mungkin. Nah, saya sebagai orang awam berpendapat bahwa pelabuhan merupakan tempat berlabuhnya kapal di ujung pulau. Sedangkan menurut Wikipedia Pelabuhan adalah sebuah fasilitas di ujung samudera, sungai, atau danau untuk menerima kapal dan memindahkan barang kargo maupun penumpang ke dalamnya. Pelabuhan biasanya memiliki alat-alat yang dirancang khusus untuk memuat dan membongkar muatan kapal-kapal yang berlabuh. Ketika ingin berwisata ke luar pulau (Bali atau Lombok misalnya), dengan melewati jalur laut pasti kita berkunjung ke pelabuhan dulu kan ? Dan ternyata dalam ilmu perikanan terdapat pengetahuan tentang pelabuhan perikanan loh. Oke, langsung aja scroll ke bawah untuk melihat penjelasannya ya..

gambar pelabuhan


Cekidottt !!!

Apa sih pengertian pelabuhan itu sendiri ?

Menurut UU No. 31 Tahun 2004 Pelabuhan atau yang kemudian disebut Pelabuhan Perikanan adalah “Tempat yang terdiri atas daratan dan perairan di sekitarnya dengan batas-batas tertentu sebagai tempat kegiatan pemerintahan dan kegiatan SISTEM BISNIS PERIKANAN yang dipergunakan sebagai tempat kapal perikanan bersandar, berlabuh, dan atau bongkar muat ikan yang dilengkapi dengan fasilitas keselamatan pelayaran dan kegiatan penunjang perikanan”.

Mengapa dibutuhkan pelabuhan perikanan ?
  1. Perlu adanya Transportasi Laut juga membuka akses dan menghubungkan wilayah pulau, baik daerah sudah yang maju maupun yang masih terisolasi.  
  2. Pelabuhan sebagai elemen transportasi laut memainkan peranan yang sangat penting dalam Menunjang Dan Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional Dan Regional. Hal ini disebabkan ± 90% dari perdagangan internasional dilakukan melalui laut  
  3. Pelabuhan juga berfungsi sebagai pintu gerbang wilayah, Terminal Point distribusi barang dan simpul transportasi inter dan antar moda dan perdagangan  
Sedangkan menurut UU No. 9 Tahun 1986 pasal 18; Ditjen Perikanan, 1985a peranan pelabuhan perikan yaitu :
  1. Sebagai pusat pengembangan masyarakan nelayan,
  2. pertumbuhan ekonomi perikanan,  
  3. pengembangan agribisnis dan agroindustri.  
  4. Pusat pelayan tambat dan labuh kapal perikanan.  
  5. Tempat pendaratan ikan hasil tangkapan dan hasil pembudidayaan.  
  6. Tempat pelayanan kegiatan operasional kapal-kapal perikanan.  
  7. Pusat pelaksanaan pembinaan mutu hasil perikanan.  
  8. Pusat pemasaran hasil perikanan.  
  9. Tempat pengembangan usaha industri perikanan dan pelayanan ekspor.  
  10. Tempat pelaksanaan pengawasan penyuluhan dan pengumpulan data perikanan
Lalu, kegiatan apa saja yang dilakukan di Pelabuhan Perikanan itu sendiri ?

  • Kegiatan operasional di laut, meliputi :
Penangkapan ikan di laut (fishing ground),
Pendaratan di dermaga bongkar (landing),
Pelayanan di dermaga muat (servicing),
Perawatan dan perbaikan (maintenance and repairs),
Tempat labuh dan istirahat (berthing

  • Kegiatan operasional di darat, meliputi :
Pelelangan (auctioning),
Penyortiran dan pengepakan (sorting & packing),
Pengolahan (processing),
Pengangkutan (transportation),
Pemasaran (marketing) 



Nah, untuk menunjang kegiatan operasional baik di laut maupun di darat, Plabuhan perikanan membutuhkan beberapa fasilitas untuk menunjang kegiatan tersebut, yang meliputi :

FASILITAS POKOK
Merupakan fasilitas pokok yang HARUS ADA dan berfungsi untuk melindungi pelabuhan ini dari gangguan alam, tempat membongkar ikan hasil tangkapan dan memuat perbekalan, serta tempat tambat labuh kapal-kapal penangkap ikan. Seperti :
Penahan Gelombang (break water)
Pelampung
Kolam Pelabuhan
Jalan Kompleks
Penangkap Pasir (ground groins)
Bollard
Rambu-Rambu Navigasi
Tempat Parkir
Turap Penahan Tanah
Pier
Jetty
Lahan untuk Industri Perikanan
Dermaga
Alur Pelayaran
Jembatan


FASILITAS FUNGSIONAL
Fasilitas yang berfungsi untuk memberikan PELAYANAN dan manfaat langsung yang diperlukan untuk kegiatan operasional suatu pelabuhan perikanan. Seperti :

Pabrik Es
Tempat Penyimpanan (Cold Storage)
Dok atau Galangan Kapal
Bengkel
Tangki BBM
Instalansi Listrik
Instalansi Air Bersih (PDAM)
Gedung Pelelangan Ikan
Balai Perteman Nelayan
Radio Komunikasi
Pasar Ikan
Tempat Pengolahan

FASILITAS PENUNJANG
Merupakan fasilitas TAMBAHAN yang diperlukan untuk mendukung kegiatan pelabuhan perikanan, seperti :
Kantor Administrasi Pelabuhan
Kantor Syahbandar
Bea Cukai
Kantor Manajemen Unit
Perumahan Karyawan
Polilinik
Gudang
Warung
WC Umum
Tempat Ibadah
Gazebo
Tempat Penitipan Barang

Klasifikasi Pelabuhan Perikanan (Permen No. 16/Men/2006)
1. (PPS) Pelabuhan Perikanan Samudera 
  Syarat :
  1. Kegiatan perikanan di laut teritorial, Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia, dan laut lepas;
  2. Terdapat fasilitas tambat labuh untuk kapal perikanan berukuran sekurang-kurangnya 60 GT;
  3. Panjang dermaga sekurang-kurangnya 300 m, dengan kedalaman kolam sekurang kurangnya minus 3 m;
  4. Dapat menampung sekurang-kurangnya 100 kapal perikanan atau jumlah keseluruhan sekurang-kurangnya 6.000 GT kapal perikanan sekaligus; 
  5.  Ikan yang didaratkan sebagian untuk tujuan EKSPOR;
  6. Terdapat industri perikanan.
gambar pelabuhan



2. (PPN) Pelabuhan Perikanan Nusantara 
Syarat :
  1. Kegiatan perikanan di laut teritorial dan Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia;
  2. Terdapat fasilitas tambat labuh untuk kapal perikanan berukuran sekurangkurangnya 30 GT;  
  3. Panjang dermaga sekurang-kurangnya 150 m, dengan kedalaman kolam sekurangkurangnya minus 3 m;
  4. Dapat menampung sekurang-kurangnya 75 kapal perikanan atau jumlah keseluruhan sekurang-kurangnya 2.250 GT kapal perikanan sekaligus; 
  5. Terdapat industri perikanan.

3. (PPP) Pelabuhan Perikanan Pantai 
Syarat : 
  1. Kegiatan perikanan di perairan pedalaman, perairan kepulauan dan laut teritorial;
  2. Memiliki fasilitas tambat labuh untuk kapal perikanan berukuran sekurangkurangnya 10GT;
  3. Panjang dermaga sekurang-kurangnya 100 m, dengan kedalaman kolam sekurangkurangnya minus 2 m;
  4. Dapat menampung sekurang-kurangnya 30 kapal perikanan atau jumlah keseluruhan sekurang-kurangnya 300 GT kapal perikanan sekali
 

    4. (PPI) Pangkalan Pendaratan Ikan
 Syarat :
  1. Kegiatan perikanan di perairan pedalaman dan perairan kepulauan;
  2. Memiliki fasilitas tambat labuh untuk kapal perikanan berukuran sekurangkurangnya 3GT;
  3. Panjang dermaga sekurang-kurangnya 50 m, dengan kedalaman kolam minus 2 m;
  4. Mampu menampung sekurang-kurangnya 20 kapal perikanan atau jumlah keseluruhan sekurang-kurangnya 60 GT kapal perikanan sekaligus.


Sumber : Catatan Kuliah dan Slide PPT dari Dosen

Postingan terkait:

15 Tanggapan untuk "Definisi Pelabuhan Perikanan "

  1. Ilmu yang bermanfaat, menambah wawasan kemaritiman kita . Thankyou for sharing

    ReplyDelete
  2. Ilmu yang bermanfaat, menambah wawasan kemaritiman kita . Thankyou for sharing

    ReplyDelete
  3. pelabuhan ya....
    jadi inget kampung halaman T.T
    rumah ane deket pantaaaiii

    ReplyDelete
  4. WAH, TENTANG PERIKANAN YA... NICE INFO GAN :D

    ReplyDelete
  5. ternyata masih banyak peluang besar memulai usaha (h)

    ReplyDelete
  6. Kompit penjelasannya. Jadi paham gue.

    ReplyDelete
  7. wih jarang - jarang nih ane bisa baca info kayak gini thannks gan udah share

    ReplyDelete
  8. akhirnya jadi ngerti juga tetang pelabuhan

    ReplyDelete
  9. Nice, definisinya disajikan sampai dengan lengkap, salut dan terima kasih infonya.. :)

    ReplyDelete
  10. Nice info bro :D
    kebanyakan sekarang malah foto2 di plabuhan gan hehe

    ReplyDelete
  11. pelabuhan ikan di indo tu dimana saja ya?
    kunjung balik ya

    ReplyDelete
  12. Ternyata ada Pangkalan Pendaratan Ikan toh, nice info gan (h)

    ReplyDelete

Komentar tidak boleh mengandung unsur :
1. Penghinaan atau pelecehan
2. Spamming
3. Link aktif atau sejenisnya
Terimakasih