Alat Penangkap Ikan.

Menjelaskan mengenai definisi, konstruksi, metode pengoperasian, daerah pengoperasian dan hasil tangkapan yang diperoleh dari beberapa jenis alat penangkap ikan.

Morfologi dan Anatomi Organisme Perairan

Menjelaskan mengenai morfologi dan anatomi dari beberapa jenis ikan, baik ikan air tawar maupun ikan air laut dan organisme lain di perairan.

Kapal Perikanan

Menjelaskan mengenai deskripsi kapal perikanan, alat bantu penangkapan, alat tangkap yang digunakan dan alat keselamatan pada kapal.

Fakta dan Opini Perikanan

Menyajikan beberapa fakta dan opini dalam dunia perikanan dan kelautan yang jarang diketahui.

Kaidah Penulisan

Menjelaskan secara lengkap mengenai cara penulisan laporan ilmiah, cara review jurnal, dsb.

Sunday, 22 May 2016

Pengertian Rawa

Pengertian Rawa. Rawa adalah perairan menggenang yang relatif dangkal, dinding landai dan daerah litoralnya yang sangat produktif, serta memiliki kadar air yang relatif tinggi. 
rawa

Ciri-ciri perairan dapat disebut rawa yaitu :
  1. Kedalaman dangkal
  2. PH antara 6 – 7
  3. Airnya keruh dan tidak baik untuk dikonsumsi
  4. Didalamnya terdapat biota rawa seperti : Tumbuhan, di rawa terdapat eceng gondok, kangkung, teratai dan beberapa tumbuhan monokotil lainnya dan Hewan seperti : 
  • Plankton, terdiri atas fitoplankton dan zooplankton. Biasanya bergerak mengikuti aliran air
  • Nekton, hewan yang aktif berenang. Misalnya ikan.
  • Neustron, organisme yang mengapung atau bernenang di permukaan air. Misal Serangga
  • Perifiton, tumbuhan atau hewan yang melekat pada benda lain. Misalnya siput.
  • Bentos, tumbuhan yang hidup di dasar atau hidup pada endapan. Misalnya cacing

Jenis-jenis rawa 
  • Berdasarkan sifatnya :
  1. Rawa air tawar, yaitu Rawa yang airnya tawar karena terletak dipinggiran sepanjang sungai
  2. Rawa air payau, yaitu Rawa yang airnya percampuran antara air tawar dan air asin, karena terletak di muara sungai menuju laut
  3. Rawa air asin, yaitu Rawa yang airny asin karena terletak di daerah pasang surut laut
  • Berdasarkan jenis lahan 

  1. Rawa pasang surut adalah suatu wilayah rawa yang mempunyai pengaruh pasang surut air laut atau sungai-sungai sekitarnya 
  2. Rawa non pasang surut / Rawa Lebak adalah suatu daratan yang setiap tahunnya mengalami genangan minimal selama 3 bulan dengan genangan minimal 50cm 
  • Berdasarkan keadaan air 

  1. Rawa Swamp adalah rawa yang airnya selalu tergenang airnya, dan tidak dapat dimanfaatkan sebagai lahan pertanian.
  2. Rawa yang airnya tidak selalu tergenang  adalah rawa yang menampung air tawar yang dilimpahkan air sungai pada saat air laut pasang dan airnya relatif mengering pada saat air laut surut 

  • Berdasarkan letaknya 

  1. Rawa Pantai adalah rawa yang berada di muara sungai. Air paada rawa ini selalu mengalami pergantian karena dipengaruhi oleh pasang surut air laut 
  2. Rawa Pinggiran adalah rawa sepanjang aliran sungai yang terjadi akibat sering meletupnya sungai tersebut 
  3. Rawa Abadi adalah rawa yang airnya terjebak dalam cekungan dan tidak memiliki pelepasan ke laut. Air yang tertampung hanya akan menguap dan turun kembali melalui hujan tanpa ada aliran air ke tempat lain. 

  • Berdasarkanpergantian airnya 
1. Rawa yang airnya tidak mengalai pergantian
Ciri-ciri :
  1. Airnya asam atau payau, berwarna merah, kurang bagus untuk mengairi tanaman dan tidak dapat dijadikan air minum, ph mencapai 4.5
  2. Pada bagian dasar umumnya tertutup gambut yang tebal 
  3. Tidak banyak organisme yang hidup 


2. Rawa yang airnya selalu mengalami pergantian 
Ciri-ciri :
  1. Airnya tidak terlalu asam 
  2. Banyak organisme yang hidup 
  3. Dapat diolah menjadi lahan pertanian
  • Nah, kalau manfaat rawa yaitu :
  1. Dapat dijadikan daerah pertanian pasang surut 
  2. Dikembangkan menjadi daerah wisata 
  3. Sebagai lahan untuk bidang perikanan 
  4. Sumber pembangkit listrik 
  5. Eceng gondok yang terdapat di rawa dapat dijadikan bakan baku pembuatan barang-barang kerajinan dan anyaman 


Tuesday, 17 May 2016

Morfologi dan Anatomi Belanak - Laporan Praktikum

Morfologi dan Anatomi Belanak. Kali ini saya bakal membahas hasil praktikum mata kuliah Ikhtiologi dengan menggunakan ikan belanak. Dalam praktikum kali ini membahas tentang morfologi dan anatomi dari belanak. Sebelumnya, untuk mengetahui materi tentang Morfologi Ikan bisa dilihat disini!!
ikan belanak
  1. Bentuk tubuh    : Fusiform
  2. Bentuk mulut    : Terminal
  3. Bentuk ekor     : Truncate
Untuk penjelasan lebih lanjut bisa klik disini!!

Wednesday, 11 May 2016

Morfologi Ikan

Morfologi Ikan - Morfologi adalah penampakan luar bagian-bagian tubuh ikan. Tujuan dari pengamatan morfologi ikan adalah untuk memberikan gambaran dari bentuk luar ikan yang dapat digunakan sebagai cirri-ciri khusu ikan untuk dapat diidentifikasi. Morfologi tubuh eksternal ikan dibagi tiga bagian, yaitu bagian kepala, badan, dan ekor. Bagian luar tubuh ikan yang terlihat adalah mata, hidung, mulut, sirip, dan sisik.
morfologi luar ikan
Morfologi luar tubuh ikan

Bentuk Tubuh Ikan
Untuk mengetahui cara hidup ikan dapat diketahui dengan mengamati bentuk tubuh ikan. Bentuk tubuh ikan terdiri dari:
  1. Fusiform (torpedo) : memiliki bentuk tubuh yang ramping, potongan melintang, berbentuk elips, dan ekornya sempit. Ikan yang memiliki bentuk fusiform merupakan perenang cepat dan hidup di perairan terbuka. Contoh : tuna, selar dan kembung.
  2. Compressed (pipih) : memiliki bentuk tubuh pipih secara lateral dan pipih secara dorsoventral. Ikan yang memiliki bentuk ini berenang dengan kecepatan konstan, lambat pada kondisi biasa tetapi bila ada bahaya mampu berenang dengan cepat. Contoh : Ikan mas
  3. Depressed (pipih secara lateral) : ikan yang memiliki bentuk ini biasanya hidup di dasar perairan. Contoh : Ikan Pari Elang (Aeobatis narinari)
  4. Anguliform (seperti ular) : memiliki bentuk tubuh sangat panjang dan penampang lintang membundar. Contoh : Belut dan Sidat
  5. Filiform (seperti benang) : memiliki bentuk tubuh yang panjang seperti benang dan sangat tipis. Contoh : pada family Nemichtyuae.
  6. Taeniform (seperti pita) : terdapat pada family Trachyptery dan Trichiuridae
  7. Sangiliform (bentuk pipih) : memiliki bentuk yang memanjang dan sirip tunggalnya terletak jauh di belakang dekat sirip ekor. Contoh : Ikan Pike dari family Esocidae
  8. Globiform : memiliki kepala yang picak, badan yang membundar dan lonjong sert bagian ekor yang pipih. Contoh : Pada family Claridae dan Pengasiudae
bentuk tubuh ikan
Bentuk Tubuh Ikan 

Bentuk Mulut Ikan
Bentuk dan letak mulut merupakan penyesuaian terhadap makanan yang menjadi kesukaannya, sehingga dapat digunakan untuk pendugaan food and feeding behavior ikan.
Menurut Lagler et.al (1997), mulut ikan dibagi menjadi 4 tipe yaitu :
  1. Terminal, yaitu mulut ikan terletak di ujung depan kepala
  2. Subterminal, yaitu mulut ikan terletak di dekat ujung kepala ikan
  3. Superior, yaitu mulut ikan terletak dibagian batas kepala
  4. Inferior, yaitu mulut ikan terletak dibagian bawah kepala
bentuk mulut ikan
Bentuk Mulut Ikan

Bentuk Ekor
Menurut Effendi (1992), bentuk ekor akan berpengaruh terhadap variasi cara berenang ikan. Variasi sirip ikan ada 6 :
macam bentuk ekor ikan
Bentuk Sirip Ikan 
Bentuk Sisik
Menurut Rahardjo (1985), sisik merupakan rangka dermis, disebut demikian karena sisik dibentuk pada lapisan dermis. Fungsi dari sisik adalah sebagai pelindung tubuh dari lingkungan yang membahayakan. Sisik pada umumnya keras seperti keeping tulang yang tipis. Berdasarkan bentuk dan bahan yang dikandung didalamnya, sisik dapat dibagi menjadi 5 jenis :
  1. Sisik Ganoid : Sisik jenis ini tersusun atas garam-garam ganoid, bentuknya hampir seperi belah ketupat. Biasanya terdapat pada ikan yang bertulang rawan. Misalnya pada ikan Polyterus, Lepisostidae, Acipenceridae, dan Polyodontidae
  2. Sisik Cosmoid : Sisik jenis ini hanya terdapat pada jenis ikan fosil dan ikan primitive. Contohnya adalah pada ikan Latimeria chalumnae
  3. Sisik Placoid : Sisik jenis ini biasanya terdpat pada ikan yang bertulang rawan (Elasmobranchia). Berbentuk hampir seperti bunga mawar dengan dasar bulat atau bujur sangkar. Mempunyai bagian yang menonjol seperti duri yang keluar dari epidermis dan terletak menjauh ke belakang dibawah kulit
  4. Sisik Cycloid : Bentuk ini terdapat pada golongan ikan Teleostei, dimana terdapat pada golongan ikan berjari-jari sirip lemah (Malacopterygii) dan golongan ikan berjari-jari keras (Acanthopterygii). Berbentuk bulat, tipis transparan, mempunyai lingkaran, dan pada bagian belakang bergerigi.
  5. Sisik Ctenoid : Bagian-bagian sisik ctenoid pada dasarnya sama dengan sisik cycloid, kecuali bagian posterior sisik ctenoid dilengkapi dengan ctenii (semacam gerigi kecil)

Warna Tubuh Ikan
Warna tubuh ikan juga merupakan alat penyesuaian diri terhadap lingkungan, terutama untuk menghindari diri dari hewan predator. Menurut Effendi (1988), warna tubuh ikan disebutkan oleh konfigurasi pada daerah sisik (cromatophore) dan pigmen pembawa warna biochrome :
  1. Carotenoid : kuning, merah, dan merah muda
  2. Chromolipoid : kuning sampai coklat
  3. Indigoid : biru, merah dan hijau
  4. Melanin : hitam dan coklat
  5. Flalin : kuning kehijau-hijauan
  6. Purin : putih keperakan
  7. Pterin : putih, kuning, merah dan jingga
  8. Porphyrin : merah, kuning, hijau, biru dan coklat

Letak Sirip Perut Terhadap Sirip Dada
Dibagi menjadi 4 yaitu :
  1. Abdominal : letak sirip perut jauh dibelakang sirip dada
  2. Sub abdominal : letak sirip perut sedikit dibelakang sirip dada
  3. Toracic : letak sirip perut sejajar sirip dada
  4. Yogular : letak sirip perut sedikit didepan sirip dada

morfologi sirip
Letak sirip perut terhadap sirip dada 


Saturday, 7 May 2016

Jurusan Perikanan

Jurusan Perikanan. Untuk posting kali ini ane bakal ngebahas satu rumpun jurusan pada Fakultas Perikanan dan Ilmu kelautan, atau untuk beberapa Universitas jurusan ini masih tergabung dengan Fakultas Peternakan dan Pertanian. Okeyy, ane sendiri merupakan mahasiswa Prodi Pemanfaatan SD Perikanan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) di Universitas Diponegoro angkatan 2015.

Sebelumnya, ane ingin ngucapin SELAMAT HARI NELAYAN NASIONAL yang jatuh pada tanggal 6 April 2016 lalu. Sunggguh besar jasa para nelayan kita, baik yang tradisional maupun nelayan modern. FYI, Negara tercinta kita (Indonesia) berhasil masuk dalam 5 negara penghasil ikan terbanyak. (sumber : FAO (Food Agricultural Organization) Sayangnya, seiring bertambahnya tahun jumlah nelayan tradisional semakin berkurang. Yang mungkin terjadi karena factor penghasilan yang minim, sehingga banyak dari mereka yang beralih untuk beralih ke profesi yang lebih menjanjikan. Hmm… sayang sekaliii yaa.. Lautnya luas, tenaganya minim. 
meme perikanan

Jurusan Perikanan. Hmm.. banyak yang memandang sebelah mata akan jurusan ini. Ane mengakui itu, karena udah ngerasain pedesnya omongan orang waktu mereka tahu ane kuliah di jurusan perikanan. “Ngapain sih belajar ilmu perikanan ? Mau jadi nelayan ? Wong yang nggak kuliah di jurusan perikanan aja bisa sukses budidaya ikan lele”. But, nggak semua orang memiliki pikiran yang sama. Nggak semua orang nganggep jurusan perikanan itu ******* (isi sendiri aja dah, ane bingung mau ngetik apa ). Beberapa orang menganggap jurusan ini baik, mereka memberikan respon positif bahkan memberikan pujian. Meskipun hanya segelintir orang, tapi hal ini cukup memberikan semangat kepada ane. Kenapa begitu ? Karena menurut pengalaman pribadi, orang yang memberikan respons positive ini merupakan orang terpelajar. Mereka melihat dari sudut pandang yang lain dari masyarakat pada umumnya. Mereka melihat potensi terselubung dalam mahasiswa jurusan perikanan. 

Nah pada jurusan Perikanan pada umumnya terdiri dari 4 prodi (Program Studi) alias kosentrasi mata kuliah, yaitu :

Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (PSP) 
Banyak orang yang salah menilai prodi ini, bahkan beberapa salah memilih karena hanya mengetahui prodi ini dari sisi penamaannya. Dikira manfaatin ikan menjadi suatu produk perikanan eh ternyata konsentrasinya pada bidang lain. Yah, disebut PSP tapi prodi ini lebih berkonsentrasi pada bidang penangkapan. Dibeberapa universitas seperti prodi ini disebut Manajemen Perikanan Tangkap. 

Budidaya Perairan (BDP)
Disemua universitas namanya sama , so nggak akan ada yang salah milih. Prodi ini berkonsentrasi pada budidaya, bukan cuma budidaya ikan tapi juga tentang perairan. Seperti namanya, prodi ini mempelajari tetang teknik budidaya air tawar maupun air asin, budidaya rumput laut, udang-udangan dan lain sebagainya, serta tentang perairan laut, tawar, payau, dll.

Manajemen Sumberdaya Perikanan (MSP)
Program studi ini mempelajari tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan sumberdaya yang terdapat di lingkungan perairan. Seperti prinsip-prinsip manajemen penangkapan di laut secara optimal, kesejahteraan masyarakat pesisir, dll. 

Teknologi Hasi Perikanan (THP)
Nah, kalau yang ini mempelajari tentang teknik dan cara-cara pengolahan hasil tangkapan dari anak PSP ataupun budidaya dari anak BDP untuk diolah menjadi suatu produk yang bernilai ekonomis tinggi. 

Indonesa memiliki kekayaan laut yang melimpah. Namun kurang tenaga ahli yang mampu untuk memanfaatkannya secara optimal. Nah, disini tentunya membuka peluang yang besar bagi para mahasiswa jurusan perikanan yang tersebar di seluruh pelosok negeri. Sudah seharusnya kita bangga menjadi genereasi kampus biru (FPIK identik dengan warna biru) Kenapa harus bangga ? Karena dimasa yang akan datang, tangan-tangan kitalah yang bakal ngurus laut Indonesia yang luas banget ini, membawa Indonesia menuju poros maritime dunia. 

Sunday, 21 February 2016

Pengertian Nelayan

Pengertian nelayan ? Kalau bicara tentang pengertian pasti gaada habisnya. Berbagai macam sumber memaparkan secara rinci atau ringkas terhadap objek yasng akan dipaparkan. Nah, disini akan saya berikan sedikit referensi tentang definisi dari nelayan itu sendiri. So, pengertian nelayan adalah ...

Cekidottt!!!

Pengertian Nelayan menurut Wikipedia "Nelayan adalah istilah bagi orang-orang yang sehari-harinya bekerja menangkap ikan atau hewan laut lainnya yang hidup di dasar, maupun permukaan perairan". 
Pengertian Nelayan menurut UU No 45 tahun 2009 "Nelayan adalah orang yang mata pencahariannya melakukan penangkapan ikan".
Pengertian Nelayan menurut Standar Statistik Perikanan "Nelayan adalah orang yang secara aktif melakukan pekerjaan dalam operasi penangkapan atau budidaya binatang atau tanaman air".
 Pekerjaan aktif tersebut dapat meliputi : 

  1. Orang yang melakukan pekerjaan seperti membuat jaring, alat-alat atau perlengkapan penangkapan ikan. Tapi, orang yang mengangkut ikan tidak disebut nelayan. 
  2. Ahli listrik, ahli mesin, ahli masak, dan orang yang ahli dalam bidang lain yang bekerja diatas kapal penangkapan termasuk sebagai nelayan.

pengertian nelayan


Klasifikasi Nelayan
  • Nelayan Penuh
Nelayan Penuh yaitu nelayan yang seluruh waktu kerjanya digunakan untuk melakukan pekerjaan operasi penangkapan. Lebih singkatnya gini, pekerjaan atau profesinya sebagai nelayan. So, dapat disimpulkan bahwa orang tersebut tidak memiliki profesi atau pekerjaan lain selain sebagai nelayan. 
  • Nelayan Sambilan Utama
Nelayan Sambilan Utama yaitu nelayan yang sebagian besar waktunya digunakan untuk melakukan pekerjaan operasi penangkapan. Disamping penangkapan sebagai pekerjaan utamanya, nelayan ini dapat pula mempunyai pekerjaan lain. Jadi, profesi utamanya yaitu sebagai nelayan akan tetapi memiliki pekerjaan sampingan sebagai tambahan penghasilan

  • Nelayan Sambilan Tambahan
Nelayan Sambilan Tambahan yaitu nelayan yang sebagian kecil waktunya digunakan untuk melakukan pekerjaan operasi penangkapan ikan. Kalau yang tipe ini, profesi nelayan hanya sebagai tambahan penghasilan semata karena doi telah memiliki profesi lain (selain nelayan).


So, perbedaan antara nelayan sambilan utama dan nelayan sambilan tambahan terletak pada penggunaan waktu kerjanya dalam bidang penangkapan, dibandingkan dengan seluruh waktu kerjanya.



Than, mungkin itu saja yang bisa ane share di ponstingan kali ini. Mohon maaf bila kurang lengkap. Jangan kupa ketik kritik n sarannya di kolom komentar dan share bila bermanfaat. Thanks ...

Sumber : Catatan Kuliah dan Slide PPT dari Dosen

Friday, 12 February 2016

Macam-Macam Alat Penangkap Ikan

Macam-Macam Alat Penangkap Ikan (API). Dalam dunia perikanan, tak lepas dengan usaha penangkapan Sumber Daya Ikan. Dalam menangkap ikan menggunakan alat tangkap, untuk mempermudahkan manusia dalam menangkap SDI (Sumber Daya Ikan). Ternyata API yang digunakan dalam menangkap ikan ada beraneka macam. Nah, apa saja Macam-Macam Alat Penangkap Ikan yang digunakan? Langsung cek pembahasannya..

Saturday, 6 February 2016

3 Syarat Ikan Sebagai Bahan Pangan

3 Syarat Ikan Sebagai Bahan Pangan. Seperti yang kita ketahui bahwa dua per tiga wilayah Indonesia terdiri dari lautan. Dengan wilayah laut seluas itu, pasti memiliki kekayaan SD ikan yang melimpah. Dan perlu kita ingat, pada dasarnya nenek moyang bangsa Indonesia adalah seorang pelaut, bukan yang lainnya. Namun, sector perikanan sendiri kurang dilirik oleh bangsa kita sendiri, sehingga bangsa Indonesia kalah saing dengan Negara-negara kecil lainnya (seperti Jepang) dalam bidang eksport SD Ikan. Manusia sebagai pelaku usaha, sebaiknya bisa memanfaatkan kekayaan yang dimiliki bangsa Indonesia agar sector perikanan bangsa dapat menjadi lebih pesat.

ikan sebagai bahan pangan

Friday, 5 February 2016

Definisi Pelabuhan Perikanan


Definisi Pelabuhan Perikanan. Saya yakin sebagian besar dari kalian pasti pernah pergi ke pelabuhan, dengan alasan wisata mungkin. Nah, saya sebagai orang awam berpendapat bahwa pelabuhan merupakan tempat berlabuhnya kapal di ujung pulau. Sedangkan menurut Wikipedia Pelabuhan adalah sebuah fasilitas di ujung samudera, sungai, atau danau untuk menerima kapal dan memindahkan barang kargo maupun penumpang ke dalamnya. Pelabuhan biasanya memiliki alat-alat yang dirancang khusus untuk memuat dan membongkar muatan kapal-kapal yang berlabuh. Ketika ingin berwisata ke luar pulau (Bali atau Lombok misalnya), dengan melewati jalur laut pasti kita berkunjung ke pelabuhan dulu kan ? Dan ternyata dalam ilmu perikanan terdapat pengetahuan tentang pelabuhan perikanan loh. Oke, langsung aja scroll ke bawah untuk melihat penjelasannya ya.