Definisi Kapal perikanan adalah kapal atau alat tampung yang digunakan untuk menangkap ikan termasuk juga untuk survey dan eksplorasi sumberdaya hayati perairan. Ability atau kemampuan kapal yang baik tentunya sangat diharapkan untuk dapat menunujang efektifitas dan efisieni kegiatan penangkapan ikan, dan pada akhirnya akan memeberikan dampak yang baik atau keuntungan bagi usaha perikanan itu sendiri. Salah satu faktor yang mempengaruhi efektifitas dan efisiensi dari kapala dalah penggunaan daya (HP) dan mesin pendorong kapal. Selanjutnya dinyatakan bahwa tentunya penggunaan daya mesin pendorong ini disesuaikan dengan ukuran, kecepatan, dan tujuan dari penggunaan kapal tersebu tdilapangan. Hal ini semestinya dapat dilakukan secara cermat lewat suatu kajian, tetapi pada kenyataannya dilapangan masih banyak nelayan belum mengetahui hal ini. Lewat suatu kajian dapat diketahui kebutuhan kecepatan kapal (Pamikiran, 2013).
- Kapal Purse seine adalah yang secara khusus dirancang untuk digunakan menangkap ikan dengan alat tangkap jenis purse seine atau sering juga disebut pukat cincin, kapal ini sekaligus digunakan untuk menyimpan, mendinginkan dan mengangkut hasil.
- Kapal Longline kapal secara khusus dirancang untuk menangkap ikan dengan alat tangkap jenis long line atau sering juga disebut rawai dan sekaligus untuk menyimpan, mendinginkan, dan mengangkut hasil tangkapan sampai ke pelabuhan. Kapal longline yang berukuran 30-100 GT pada umumnya dioperasikan untuk menagkap ikan jenis tuna dengan hasil sampingan ikan cucut, sehingga sering pula kapal tersebut disebut kapal tuna long line.
- Kapal Trawl adalah kapal yang secara khusus dirancamg dan dibangun untuk menangkap ikan dengan alat tangkap jenis Trawl atau sering disebut juga pukat harimau. Tujuan utama penangkapan adalah udang dengan hasil sampingan ikan demersal, sehingga sering disebut juga pukat udang.
- Kapal pole and line atau disebut juga kapal Huhate adalah kapal yang dibangun secara khusus digunakan untuk menangkap ikan dengan alat penangkapan jenis pole and line atau sering disebut juga huhate. Tujuan utama penangkapan ikan dari kapal pole and line yang berukuran 30-100 GT adalah jenis cakalang (skipjack), dan ikan tuna jenis yellow fin tuna, sehingga sering pula kapal disebut sebagai kapal skipjack pole and line (Setiyanto, 2007).
Mesin pada kapal perikanan pada umumnya
memiliki prinsip dan mekanisme kerja yang sama dengan mesin lainnya, yang
digunakan dalam dunia otomotif dan industry lainnya. Hanya saja yang
membedakannya adalah kebutuhan, fungsi dan mekanisme sistem mesin itu berkerja.
Pada kapal perikanan sebagian besar menggunakan mesin diesel. Untuk
mengkonversikan antara suatu jenis mesin sebagai mesin utama baik dari jenis
kecepatan tinggi atau menengah pada suatu kapal perikanan sangat erat kaitannya
dengan rancangan awal dalam pembuatan kapal, yang berkaitan pula dengan keadaan
mesin yang dipakai atau pemilihan mesin dan teknik pemasangan mesin pada kapal
(Habibie et al., 2010).














Wah menarik banget nih. Mumpung lagi musim Menteri Susi yang gencar menggejot perikanan Indonesia.
ReplyDelete